Belajar Islam dengan Teknologi Menyenangkan

Pacaran nambah musuh

Dengan berakhirnya pacaran, tentu saja mantan pacar menjadi sosok yang di benci. Apalagi bila putusnya karena adanya kasusu pendahuluan. Adanya pihak ketiga, selingkuh dan aneka persoalan lainya. Mantan pacar menjadi musuh luar biasa. Dongkol bukan main kalau lihat wajahnya. Pengennya nonjok pas di hudungnya. Akhirnya dia jadi musuh, tidak malah jadi teman. Berbeda dengn konsep pertemanan dan persahabatan. Sama sekali tidak ada istilah mantan teman, atau mantan sahabat. Kalo berteman ya untuk selamanya. Tak ada nafsu meledak-ledak, tak ada emosi yang berlebihan, semuanya apa adanya. Saling mendukung saling mensupport. Tak ada juga istilah mantan sahabat, semuanya akan selalu menjadi sahabat. Friendship forever!
Semakin banyak pacar kamu , maka semakin banyak mantan kamu. Kalau mantan sudah banyak, bisa juga nanti musuhnya tambah banyak. Kita akn dikenal orang sebagai cewek atau cowok yang suka gonta-ganti pacar. Sejak SMA sudah mulai pacaran, banyangkan saja kalo nikah di usia 30 an. Sudah berapa mantan yang bergelimpangan di jalan pacaran. Pasti banyak dan bahkan malah sudah kelupaan jumlahnya berapa.
Berbeda degan pertemanan dan persahabatan. Teman seribu masih sedikit, musuh satu sudah kebanyakan. Kita selalu menbutuhkan teman, semakin banyak teman kita, maka akan semakin berwarna hidup kita. Bisa bertukar pikiran, berbagi wawasan dan juga saling menasehati dalm kebaikan dan amal shalih. Tak ada tendensi apapun, lebih asyik dan lebih menjaga kehormatan kita sebagi manusia. Tak perlu ada kata cinta yang membual, tak perlu beragedan mesra mengundang dosa, hanya sebuah pertemanan yang saling menjaga hati dan perasaan.

semangat selalu

Halaman Iklan