Nyaris ragaku melayang ke tsurayya
Saat lembut kau panggil aku
“hai hamba-hambaKu..”
Bila meliht alam yang indah ini
Tidak terasa kebesaran allah
Bili mendapat musibah,lupa dirinya hamba
Nikmat yang datang tiada rasa dariNya
Sepatutnya rasa malu padaNya
Karena anugrah kepada kita
Membuat dosa rasa kekesalannya
Buta hati lebih berbahaya
Buta mata tidak tampak dunia
Buta hati tidak Nampak kebenaran
Buta hati ditipu nafsu dan स्येथा
Ku inggin terbang cepat
Hingga syaithan tak sanggup hinggap
4.The zikr:ujian
Ingatlah biasanya kabus tak berpanjangan
Setelah kabus berlalu, pasti cerah kembali
5.Suara persaudaraan:hasrat hati
Namun pernikahan begitu indah kudengar
Membuatku ingi segera melaksanakan
Nmun bila kulihat arar melintang pukang
Hatiku selalau maju mundur dibiatnya











